Jaya al-aziz Pengaruh Mini Market Retail Modern Thursday, June 9, 2011 Dengan adanya era globalisasi munculnya berbagai minimarket retail modern, terutama di kota2 Indonesia, Indramayu ini semakin meresahkan ata... 5

Pengaruh Mini Market Retail Modern

Dengan adanya era globalisasi munculnya berbagai minimarket retail modern, terutama di kota2 Indonesia, Indramayu ini semakin meresahkan atau menguntungkan, yang tentu menjadi berbagai pertanyaan. Kegiatan franchise bisnis ini terlihat sanggat menggiurkan bagi sejumlah pihak, namun tentu saja tidak lari dari pengaruh yang ditimbulkan dengan adanya bidang usaha modern ini. Positifnya, tentu segala sesuatu semakin instant untuk didapatkan tanpa bersusah payah dan semakin ke arah globalisasi yang semakin terorganize dalam bidang usaha(bisa kita sebut kemajuan), dan negatifnya sangat banyak sekali, salah satunya bagaimana nasib pasar retail tradisional yang makin hari makin tergerus dan gulung tikar, yakni, warung2 usaha kecil, dan toko2 retail yang beroperasi sejak zaman dulu kala? keadaan ini bisa ditinjau ketika kita berjalan di sudut2 kecil Pedesaan yang dimana aktivitas warungnya mulai terhenti karena tentu masyarakat akan lari ke pasar retail modern yang harganya jauh lebih murah. Hanya saja, di satu sisi, pengembangan ini tidak melibatkan pemikiran dalam membuka bidang lapangan usaha dalam pemilik pasar tradisional. sehingga, tentu bisa kita lihat, pengganguran semakin banyak,Maling2 kecil semakin menjamur,Kemiskinan yang Populasinya semakin hari semakin merajalela, dalam hal ini siapakah yang bertanggung jawab??siapa??pemerintahpun hanya bisa cuci tangan dan lenggang kepala,tak mau tau dengan urusan rakyatnya yang semakin hari semakin tersiksa, ini semua dampak dari menjamurnya Minimarket Retail Modern bak seperti jamur di musim hujan, dan kami punya refrensi Pada 2006 usaha pemerintah untuk menertibkan minimarket di Salah Satu kota Metropolis nampak terlihat dengan adanya Instruksi Dari Gubernur, Peraturan Gubernur juga diperkuat dengan keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 112 tahun 2007 tentang mengatur keberadaan pasar tradisional dan pasar modern. Selanjutnya keluar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 53 Tahun 2008 tentang syarat berdirinya pasar modern. 


Tapi apa, pasr Retail modern di plosok2 pedesaan di indramayu populasnya bak hama tikus yang menghabisi tanaman2 kaum tani, dan saya mensinyalir pasti ada Indikasi oknum2 dan wakil Rakyat kita yang kong kali kong dengan kapitalis2 Pemodal, dan yang lebih memusingkan lagi tak ada tindakan yang Ril dan serius dari para Eksekutif maupun wakil Rakyat di tnah Wiralodra ini, padahal kota metrolis Seperti Jakarta pun tak menerima pasar2 Retail modern, tapi indramau yang Notabene Sebagai Kota Kecil, ko mau dan menerima saja Indramayu ini dengan hadirnay Pasar2 Retail Modern, yang justru membinasakan dan menggerus 75% Ekonomi kerkyatan Para Pedagang2 Kecil, yang sehari-harinya hanya bergantung pada dagangannya, demi menutupi kebutuhan pangannya, kalo seandainya di 1 kecamatan ada 6 atau 7 pasar Retail Modern, kami jamin pasti semua pedagang2 kecil akan gulung tikar, dan mau dibawa kamana nasib pedagang2 kecil kita, mau makan apa keluarga2 mereka, dengan cara apa mereka menyekolahkan anak2nya, kalo mereka sudah tidak bisa berjualan lagi, ini tanda Tanya besar !!
dan siapakah yang bertanggung jawab kalo semuanya ini sudah terjadi ???

ada satu pertanyaan yang sampe saat ini kami pertanyakan kepada bapak/ibu wakil rakyat yang terhormat, dalam UUD Pasal 34 yang berbunyi kurang lebih : Fakir Miskin dan Anak Terlantar dipelihara Oleh Negara, tapi apa dalam kenyataanya, pemerintah belum bisa untuk mengaplikasikan dan melakukan kewajiban dari apa yang ada dalam UUD tadi, wakil rakyat hanya bisa menghambur-hamburkan APBN yang seyogyanya itu semua uang kami uang rakyat, hasil jerih payah keringat kami, tapi kalian hambur-hamburkan tanpa ada belas kasihan kepada kami, tak pernah dengar rintihan2 dan jeritan2 kami, sering kali kalian dengan dalih kunjungan keluar kota, studi bunding, road show, padahal apa??? Kalian2 para wakil rakyat yang terhormat hanya mencari para jablay2 di jembatan remang2 dan dipojokan gank2 kecil, sungguh sangat Ironi sekali negri kami ini, Rakyat menangis bercucuran keringat dan darah, tapi kalian yang notabene wakil rakyat malah enak2n Chek in di hotel, dan menghambur2kan hasil jerih payah keringat kami, ini adalah presiden buruk untuk reigenerasi mendatang, harusnya kalian memberikan contoh yang bermanfaat dan prospek untuk kami dan Reigenerasi yang notabene sebagai asset Negara dan calon pemimpin Negara di masa yang akan datang.
Dan selain itu masih banyak lagi pengaruh dan dampak dari makin banyaknya Pasar Retail modern, salah satunya membentuk Pribadi muda-mudi menjadi pribadi yang hedonis, Budaya ato gaya hidup yang seperti ini begitu cepat bak Virus yang terus Menginfeksi dan menular para muda-mudi di kalangan remaja yang terpengaruh dengan keseronokan dan aktiviti yang dianggap dapat menghilangkan rasa bosan terutama remaja di bandar besar hingga diplosok2 pedesaan.
Dengan Indikator dan penyebanya adalah semakin banyaknya Wabah-Wabah Pasar Retail Modern berkemunculan disemua sector keramaian tanpa terkecuali, ditunjang lagi pusat hiburan dan kebebasan media yang tidak dikawal ketat, hedonisme merebak dengan pantas tanpa disedari mereka. Keadaan bertambah buruk apabila penyalahgunaan dadah begitu berleluasa. Ini termasuk penggunaan pil Ekstasi yang banyak digunakan oleh remaja kota hingga menginfeksi di remaja2 pedesaan juga tak menutup kemungkinan.
Selain itu, peningkatan kelahiran anak luar nikah dan pembuangan bayi adalah akibat gejala negatif di kalangan remaja yang terpengaruh dengan hedonisme karena makin maraknya Pasar2 Retail Modern. Kalau sudah terjadi Problematika Seperti ini yang sangat takut siapa yang mau bertanggung jawab dan patut di salahkan Bapak?????
Pemerintah pun mungkin hanya bisa geleng2, cuci tangan dan lenggang kepala,tak mau tau dengan urusan Reigenerasi mudanya yang semakin hari semakin terpuruk dan bobrok, ini semua dampak dan bias dari menjamurnya Minimarket Retail Modern bak seperti jamur di musim hujan, kami tidak butuh yang namanya janji2, yang akhirnya hanya semu dan busuk, bak bangkai tang dikerumuni lalat, Semua Itu tidak cukup bapak dan tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah kalau bapak hanya bisa geleng2 kepala dan duduk manis di singgasana kehormatan, yang lebih ironi dan lebih lagi dari semuanya itu, ada sebagian oknum-oknum yang mersa sangat-sangat sekali diuntungkan dan tertawa-tawa seperti iblis yang senang saat ada pengikutnya, sungguh sangat terpuruk sekali Negeri kami ini yang dipimpin oleh iblis2 yang bersetelkan baju safari. Dan sekarang kami butuh tindakan dan kinerja yang massif dan total. dan kalo kita kaji dan teliti secara seksama, Remaja adalah aset sebuah Negara, untuk melihat maju dan mundur sebuah negara pada masa akan datang lihatlah pada remajanya hari ini. Terbesit dan terfikirkah para wakil rakyat yang terhormat tentang semuanya 

itu !! Terfikirkah Bapak…..?????


sumber: Nanang Sugiana Pmii Indramayu

Related Posts On Tentang Desa Loyang

No comments:


Copyright © Desa Loyang

Sponsored By: Free For Download Template By: Fast Loading Seo Friendly Blogger Template